|
SEKILAS
TSBF
Dengan bermodalkan hobby dan sebagai penyayang
binatang khususnya burung Perkutut yang sudah ditekuni sejak usia muda, maka
menjelang usia senja dan tiba waktunya untuk pensiun serta menikmati hidup,
dimana tersedia banyak waktu untuk dapat lebih menekuni dan turut
melestarikan burung Perkutut yang digemari oleh segenap lapisan masyarakat
dari yang sudah tua sampai yang masih muda, maka pada tangga. 9 Agustus 1999
dimulai membuat peternakan kecil-kecilan dengan tujuan utamanya adalah untuk
mengembangkan hobby tadi dan dalam usahanya turut melestarikan burung
Perkutut dengan cara beternak untuk dapat menghasilkan burung Perkutut yang
bermutu serta mengikuti trend suara yang disenangi oleh masyarakat para
penggemar Kung atau Perkutut Mania.
Burung Perkutut sebetulnya sudah dikenalnya sejak usia muda sekitar tahun
60-an dimana pada waktu itu lomba perkutut masih diikuti oleh burung-burung
Perkutut lokal antara lain si Air Kenanga dari Wonogiri. Akan tetapi hobby
ini terhenti beberapa puluh tahun mengingat kesibukan pekerjaan dan baru
pada tahun 1976 kami mulai lagi piara 2(dua) ekor Perkutut lokal berasal
dari Kupang, NTB yang sampai sekarang masih hidup seekor dengan mata kurang
bisa melihat ( Catatan : Kamis, 5 April, 2001, Perkutut Lokal legendaris
yang sudah lebih dari 25 tahun umurnya akhirmya menghebuskan nafasnya yang
terakhir ).
Dimulai beternak dengan 12 kandang yang diisi dengan beberapa Trah Darah
dari beberapa Peternak terkenal antara lain ; Leo BF, Rajawali BF, Jayakarta
BF, Prabu Ayu Agung BF, MR BF, GPP BF, Sari Guna BF dan lain-lain baik
pasangan yang sudah siap bertelor maupun yang masih muda setelah lepas dari
usia piyik dan atau yang sedang dijodohkan.
Dari 12 kandang tersebut, pada saat ini sebetulnya sudah 10 kandang yang
berproduksi dan 2 kandang masih dalam taraf perjodohan. Dari kandang yang
sudah berproduksi tersebut ada 2 kandang yang sudah dijebol/dijual yang
rencananya akan dipakai untuk beternak Perkutut Katuranggan. Bahkan masih
ada rencana untuk menjebol/jual beberapa kandang lagi untuk keperluan ini,
termasuk menggantikan dengan pasangan yang lebih muda dan pilihan/baru.
Sejak 1 Mei 2000, telah dilakukan sedikit perombakan dari beberapa pasangan
atau kandang, hal ini dimaksudkan dan dalam usaha untuk menyempurnakan hasil
suara agar sesuai dengan yang kita inginkan.
Trah Sejati Bird Farm menggunakan ring dengan kode ; TS-9 yaitu singkatan
dari nama BF sekaligus Nama pemiliknya : Tony Surono, ditambah angka 9 yang
menjadi angka favourit sekaligus untuk membedakan dengan BF yang lain dan
juga warna ring yang berbeda sebagai ciri/tanda dari setiap kandangnya.
Selain itu juga menggunakan Nomor dan Nama setiap kandang, sebagai contoh :
Kandang No.1, Nama : Tokyo, Ring : Ungu
Kandang No.2, Nama : Osaka, Ring : Kuning
Kandang No.3, Nama : Nagoya, Ring : Merah
Kandang No.4, Nama : Yokohama, Ring : Biru, dst.
Pada Tahun akhir 2000, dari piyik-piyik yang dihasilkan akan dilakukan
evaluasi suaranya agar dapat diadakan perbaikan pasangan-pasangan yang ada
bila hasilnya kurang memuaskan, antara lain dengan membongkar beberapa
pasangan dan atau menggantikannya dengan yang baru yang lebih cocok, lebih
baik dan lebih muda untuk menghasilkan burung yang lebih bermutu/berkualitas
suaranya.
Pada tanggal 2 September, 2000, k.8/Oslo dan k.9/New York telah dibongkar/dijual
dan akan dicarikan pengganti pasangan lain yang lebih cocok dan muda.
Menyusul pada akhir tahun 2000 dan berlanjut pada awal tahun 2001 diadakan
pembongkaran kandang yaitu k.5/Singapore yang Betinanya mati, k.6/Uttrech,
k.1/Tokyo dan k.11/Athens dijual.
Kandang-kandang yang kosong sedang disiapkan pasangan pengganti dengan
beberapa Materi baru dari ; AL BF, Campus BF, DNA BF, Acien BF, KRA BF, dll.
Pertengahan tahun 2001, kami telah melanjutkan rencana untuk perbaikkan mutu
baik materi kandang maupun penambahan dan penggantian dengan kandang
alluminium.
Materi kandang menambah dan mengganti pasangan/indukan baru dari SG Bird
Farm antara lain pasangan SG Abbiasti+SG Maradona dan akan menyusul kemudian
pasangan SG Batistuta+SG Bergomi, SG Owen, SG RC Milan, SG Cole, SG Campbel,
dll. Indukan-indukan tersebut mempunyai Trah darah unggul antara lain :
PS N20, Palem SK 46, Leo Raden-I, Leo Baginda, Leo Star, Leo Gatotkaca, TL
4B, dll.
Membuat, mengganti dan menambah kandang dari 5 kandang kayu menjadi 10
kandang dari alluminium yang lebih bagus/rapi.
Dalam usahanya untuk ikut melestarikan perkutut lokal Katuranggan, TSBF
sudah membeli dan mendapatkan bibit-bibit perkutut lokal Katuranggan
tersebut dari jenis ; perkutut Udan Mas, Daringan Kebak/Tepung Tumpeng, Kol
buntet/hitam atau Split yang menghasilkan perkutut putih yang diharapkan
pada awal tahun 2001 sudah mulai dapat menghasilkan anakannya. Awal April
2001 ini, sudah beberapa pasang anakan dari Split, tetapi anakan piyiknya
belum ada yang muncul putih, juga sudah 6 pasang anakan Hitam.
Pertengahan tahun 2001, juga mengadakan perombakan pasangan Split dengan
menjodohkan induknya dengan anakan F1 dengan tujuan untuk dapat
menghasilakan anakan perkutut putih.
Mudah-mudahan pada tahun 2001 ini dapat memulai dengan pasangan Tembus dan
juga Udan Mas ( Tapi nampaknya usaha ini tidak berhasil, karena induk
betinanya mati semua ).
Bulan Juni 2002 mengadakan renovasi kandang kayu selama k/l 2 minggu dengan
mengganti kayu-kayu yang kropos dimakan hari, juga mengganti beberapa
pasangan indukan yang dinilai kurang pas.
Tertarik dengan alunan suara anggungnya Derkuku yang merdu merayu, maka pada
tanggal 9 Agustus 2002, mulai melakukan ternak Derkuku Kelantan yang sudah
diternak di Indonesia.
Tahap awal menggunakan 3(tiga) pasang indukan dari beberapa BF antara lain
Uniglory BF Semarang, Sarawita BF Jakarta dan Sibas BF Malang.
Kami menantikan kunjungan Anda dan waktu yang kami sediakan adalah : Sabtu,
Minggu atau hari Libur pada jam 08.00-17.00, sedangkan pada hari-hari kerja
dapat kami layani sesuai perjanjian setidaknya sehari sebelumnya.
Untuk meningkatkan mutu dari produk ternak, TSBF sejak awal
2003 membeli beberapa ekor perkutut ring WAT, antara lain dari kandang WAT
Seven Dolphin, Golden Wayang, Prince of Wayang, Patriot B, Putri Persia,
Indra Waspada, Suryakencana, Darusalam-I, Banyu Biru, dll. Hal ini dilakukan
seiring dengan penambahan 10 bh kandang Alluminium.
Secara tidak sengaja, akhirnya pasangan Split dapat
menghasilkan anakan Putih pada bulan Pebruari 2006. Terima kasih Tuhan atas
segala berkat-Mu.
Dan sejak awal 2005 bersamaan dengan masa pensiun saya, maka
kunjungan ke TSBF menjadi Hari Kerja 09.00 - 17.00 dan untuk Sabtu/Minggu
dan hari Libur sesuai perjanjian.
Demikian usaha-usaha yang sudah TSBF lakukan untuk membuat
anda puas dan senang.
Jakarta, 10 April, 2001.
Jakarta, 10 September, 2001.
Jakarta, 10 September, 2002.
Jakarta, 30 Maret 2006.
|
|
 |