|
|
||
|
TANAMAN HIAS Terdapat beberapa Tanaman Hias yang ada dirumah kami, saat ini kami sedang berkonsentrasi untuk menekuni “Sri Rejeki atau Aglaonema“ dan juga “Anthurium“, meskipun ada beberapa tanaman hias yang lainnya misalnya Anggrek, Adenium, Philodendron, Nepenthes, dll. yang juga kami pelihara. Mengapa Aglaonema dan Anthurium ? Dua jenis tanaman hias ini mempunyai bentuk “Daun“ yang indah dan berwarna warni untuk kita bisa nikmati. Aglaonema yang warna daunnya merah cerah/muda, kuning, bercorak seperti batik yang menawan. Sedangkan Anthurium meski warna daunnya hanya hijau, tetapi bentuk daunnya yang bermacam-macam yang menjadi ciri jenisnya sesuai namanya misalnya ; Jenmanii Cobra, Kol, Oval, dll., Keris, Pedang, Wave of Love, Daun Jati, Hookeri, dll. Dan mengapa lebih menyukai Daun ketimbang Bunga ? Sebagaimana kita ketahui Daun bertahan lebih lama, rata-rata setiap 1-1.5 bulan muncul daun baru yang membuat tanaman hias kita semakin indah dan tentu nilainya semakin mahal. Lain dengan jenis Anggrek, Adenium, Bunga potong, dll. yang kita nikmati adalah bentuk dan warna bunganya, tumbuh paling lama 7-10 hari dari bunganya yang indah dapat kita nikmati, setelah itu layu dan harus menunggu beberapa bulan lagi untuk bisa berbunga kembali. Website sederhana kami “Sri Rejeki “ ini sengaja kami buat untuk memberikan sekilas informasi tentang keberadaan kedua Tanaman Hias tersebut. Melalui Website yang sederhana ini, kami ingin memberi rangsangan kepada anda para pemirsa untuk juga mencintai salah satu tanaman hias hasil rekayasa “ Silangan “ anak bangsa Bapak Greg G. Hambali dan sekaligus melestarikan kekayaan Indonesia yang tidak terkira cantik, indah dan mahal harganya ini. Didalam Website ini kami sengaja tidak mengulas atau memberi uraian tentang apa itu Aglaonema dan Anthurium. Para pemirsa dipersilahkan membacanya buku-buku referensi tentang kedua Tanaman Hias ini yaitu :
Selamat menikmati dan kami terbuka untuk menerima saran dan kritik yang membangun untuk penyempurnaan Website ini. Terima kasih.
Jakarta, 25 Desember 2006. Salam dari Tony Surono sekeluarga.
|
![]() |
|
![]() |
||
![]() |
||
![]() |
||
|
|
||